Ronaldo kembali cetak rekor di Liga Champions

Fakta Menarik di Final Liga Champions

Liga Champions telah sampai pada ujungnya dengan menobatkan Real Madrid menjadi juara musim 2016-2017 ini. Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan berhasil mengangkat trofi UCL usai menumbangkan Juventus dengan skor akhir 4-1. Benar-benar sebuah skor yang cukup fantastis untuk ukuran sebuah partai final yang mempertemukan dua juara liga masing-masing.

Casemiro cetak gol lewat tendangan jara jauh

Casemiro cetak gol lewat tendangan jara jauh

Segelas kopi dan sebungkus rokok kretek telah siap menemani pagi saya menonton babak Final Liga Champions antara Juventus menghadapi Real Madrid. Layar TV Samsung F8000 milik saya pun juga telah menyala dengan tayangan komentator berbincang-bincang tentang prediksi pertandingan. Malam ini, jagoan saya Juventus siap untuk mengawinkan gelar scudetto mereka dengan gelar UCL.

Namun ternyata semua terjadi di luar perkiraan saya, Il Bianconeri terpaksa menyerah atas Los Merengues. Bukan dengan hail pertandingan sulit, melainkan dengan skor mencengangkan 4-1. Paulo Dybala dan kawan-kawan sempat memberikan perlawanan sengit pada awal pertandigngan. Namun dominasi wakil spanyol tersebut di babak kedua ternyata mampu mengunci permainan Juve.

Dua Gol, Ini Tahunnya Ronaldo

Kedua tim mengawali paruh pertama dengan cukup sengit. Juventus dengan strategi bertahan dan mengandalkan serangan balik mereka melawan serangan total dari Real Madrid. Meski kedua tim kerap jual-beli serangan, Real Madrid berhasil unggul lebih dulu lewat aksi Cristiano Ronaldo yang memanfaatkan umpan dari Dani Carvajal. Juventus yang tertinggal pun langsung terbangun dari tidurnya.

Gol salto Mandzukic yang menyamakan kedudukan Real Madrid

Gol salto Mandzukic yang menyamakan kedudukan Real Madrid

Tidak berapa lama, aksi Mario Mandzukic berhasil membangkitkan semangat Il Bianconeri lewat gol yang diciptakannya. Memanfaatkan umpan Gonzalo Higuain, Mandzukic menyambut bola tersebut dengan tendangan salto yang tak mampu dijangkau Keylor Navas. Usai gol Mandzukic, tidak ada gol tambahan dan skor 1-1 pun bertahan hingga babak pertama usai.

Dimulainya babak kedua, Los Blancos langsung tampil menggebrak dan alhasil tembakan jarak jauh Casemiro meluncur mulu ke gawang Gianluigi Buffon usai menganai tuit Sami Khedira. Tidak lama kemudian Madrid menambah keunggulannya lewat aksi Cristiano Ronaldo yang menyambar umpan silang Luka Modric. Tertinggal 3-1 permainan Juventus terlihat semakin kendor hingga penghujung laga.

Saat semua mengira laga akan berakhir dengan kor 3-1 untuk kemenangan Real Madrid, mereka kembali memberi kejutan. Adalah Marco Asensio yang mencetak gol keempat yang merupakan pelengkap sekaligus penutup laga. Dan kemenangan ini menjadi gelar ke-12 Real Madrid di ajang Liga Champions menungguli AC Milan (7) serta Barcelona, Bayern Munchen dan Liverpool (5).

Fakta Menarik Pertandinan Juventus vs Real Madrid

Ronaldo kembali cetak rekor di Liga Champions

Ronaldo kembali cetak rekor di Liga Champions

  • Real Madrid total telah mengumpulkan trofi Liga Champions sebanyak 12 gelar. Tahun 1956, 1957, 1958, 1959, 1960, 1966, 1998, 2000, 2002, 2014, dan 2016 adalah kapan Madrid memenangkan gelar juara tersebut.
  • Real Madrid berhasil menjadi juara bertahan setelah AC Milan. akan tetapi Milan melakukan hal tersebut pada 1990 saat kompetisi ini belum bernama Liga Champions. Jadi secara teknis, Madrid yang pertama.
  • Ini merupakan perdana Real Madrid berhasil memenangkan gelar double-winner (La Liga & Liga Champions) sejak 1958.
  • Final Cardiff merupakan kekalahan ketujuh Juventus dari sembilan babak final Liga Champions yang diikuti Si Nyonya tua.
  • Kompetisi Liga Champions tahun ini mencatat total raihan 380 gol yang tercipta dalam 125 pertandingan, dengan rata-rata 3,04 gol per pertandingan.
  • Pertandingan yang menghasilkan paling banyak gol di Liga Champions musim ini adalah pertandingan andtara wakil Jerman, Borussia Dortmund dengan wakil Polandia, Legia Warsawa pada 22 November. Dalam laga tersebut, Dortmund berhasil menang 8-4.
  • Real Madrid menyumbang pencetak gol terbanyak di kompetisi Liga Champions tahun ini dengan total raihan 35 gol.