Tahun depan, tidak akan ada lagi siaran tv analog

Tahun Depan, Siaran TV Analog Akan Dihapus

Menonton pertandingan sepakbola kini tidaklah semudah dahulu ketika siaran TV digital belum merajalela. Hanya tinggal menyetel channel dimana ada pertandingan, maka kita tinggal duduk santai menyaksikan siaran langsung pertandingan bola. Meskipun hanya bermodalkan tv tabung dan antena UHF, kita sudah bisa langsung menonton dengan nyaman.

Menonton siaran langsung Liga Spanyol

Menonton siaran langsung Liga Spanyol

Kini, meskipun kita telah memiliki TV LED keluaran terbaru yang canggih, kualitas gambar memukau pun semua percuma apabila tidak berlangganan TV kabel. Sedangkan dalam siaran tv kabel, biasanya pertandingan boa yang disiarkan di channel tv swasta terkendala oleh masalash hak siar. Sehingga mau tidak mau harus berlangganan paket komplit yang harganya juga tidak murah.

Belum lagi beres soal masalah hak siar saluran televisi swasta yang menyiarkan tayangan sepakbola, ada kabar terbaru lagi dari Kominfo. Kementrian Komunikasi dan Informasi Indonesia mengeluarkan pengumuman bahwa siaran tv analog akan dihilangkan secara total pada tahun 2018 mendatang. Jadi menonton melalui tv digital atau streaming menjadi satu-satunya cara penikmat sepakbola menonton pertandingan.

Tahun 2018 Siaran TV Analog Akan Dihentikan Total

Tahun depan, tidak akan ada lagi siaran tv analog

Tahun depan, tidak akan ada lagi siaran tv analog

Informasi ini sebenarnya telah beredar sejak tahun 2015 kemarin. Siaran tv menggunakan antene biasa (tv analog) secara keseluruhan akan diberhentikan pada tahun 2018. Dan itu berarti tahun depan bagi anda yang memakai antene analog, siap-siap saja semakin sulit mendapatkan gambar bagus. Untuk sekedar informasi aja kalo siaran tv digital terestrial itu sendiri sudah akan berjalan mulai tahun 2015.

‘Penyiaran televisi digital terrestrial adalah penyiaran yang menggunakan frekuensi radio VHF / UHF seperti halnya penyiaran analog, akan tetapi dengan format konten yang digital. Dalam penyiaran televisi analog, semakin jauh dari stasiun pemancar televisi signal akan makin melemah dan penerimaan gambar menjadi buruk dan berbayang. Lain halnya dengan penyiaran televisi digital yang terus menyampaikan gambar dan suara dengan jernih sampai pada titik dimana signal tidak dapat diterima lagi’ (sumber Kominfo).

Mungkin masih banyak yang bingung mengapa siaran tv analog akan ditutup. Ini dikarenakan sinyal tv analog itu banyak sekali memakai frequensi dan menghabiskan bandwidth. Belum lagi masalah sinyal seperti HP, Radio, Internet ternyata pakai frekwensi juga seperti tv. Jadi untuk mengurangi pemborosan bandwidth maka negara harus melakukan migrasi dari siaran analog ke siaran digital. Itulah kira-kira alasan Menkominfo.

Menonton Siaran Langsung Liga Inggris Tanpa Parabola

Cara menonton siaran langsung sepakbola tanpa parabola

Cara menonton siaran langsung sepakbola tanpa parabola

Bagi anda yang mempunyai budget lebih mungkin bisa langsung segera beralih ke penggunaan tv kabel atau parabola. Namun bagi para penikmat sepakbola dengan budget pas-pas bagaimanakah nasibnya? Ternyata untuk menonton siaran langsung pertandingan sepakbola di Indonesia tidak mesti menggunakan antena parabola, antena UHF biasa pun bisa.

Kini dengan bantuan alat receiper yang disebut dengan Set Top Box (STB) atau sekarang dikenal dengan nama STB DVBT2.Set Top Box (STB) adalah alat untuk mengkonversi sinyal digital menjadi gambar dan suara yang dapat ditampilkan di TV. Penggunaannya pun tidak susah, cukup menghubungkan Antena UHF ke STB dan dari STB ke tv. Maka siaran digital terestrial sudah bisa kita dapat.

Untuk siaran FTA acara siaran sepakbola secara live nya mungkin sama dengan siaran di Channel UHF. Tapi ada kemungkinan siaran langsungnya juga bisa aja di acak (belum pasti). Nah karena saya saya juga bingung karena informasi yang didapat belum akurat, saya coba lagi googling diinternet. Dan harganya pun ga terlalu mahal, kita bisa beli satu buah STB dengan harga mulai dari RP 260.000,-. Untuk pemasangan STB ke TV, ga beda jauh sama masang DVD Player ke tv, jadi semua orang pasti bisa memasangnya sendiri.

 

 

 

Kebersamaan Pique dengan keluarga

Ngambek, Pique Pilih Nonton Final UCL di Rumah

Diundang Ramos, Pique tak terlihat di Final UCL

Pique tak terlihat di Final UCL

Perseteruan dua bek Spanyol, Sergio Ramos dan Gerard Pique semakin memanas usai keduanya bertemu dalam partai El Clasico pada April lalu. Dalam laga tersebut Pique bersama Barcelona berhasil unggul atas Real Madrid dengan skor akhir 3-2. Meski menang, argumen tajam dari Pique tetap melayang kepada kapten timnas Spanyol tersebut.

Pique menganggap bahwa Ramos melakukan pelanggaran keras kepada rekan setimnya, Lionel Messi. Bek tengah Barcelona tersebut melihat Ramos mengangkat kedua kakinya saat melakukan tekel keras terhadap sang rekan, Lionel Messi. Suami dari penyanyi Shakira tersebut berpendapat bahwa tindakan Ramos tersebut sangat berbahaya bagi Messi.

Perselisihan tersebut ternyata tidak berhenti sampai di situ saja. Sergio Ramos yang berhasil lolos ke babak final Liga Champions dan menjuarai La Liga bersama Real Madrid pun semakin berada di atas angin. Ramos pun melancarkan sindiran halus dengan mengundang Pique untuk menonton langsung babak final UCL antara Madrid melawan Juventus.

Pique Tak Hadiri Undangan Ramos

Ramos mengaku telah mengundang Pique untuk menonton pertandingan Final UCL

Ramos mengaku telah mengundang Pique

Meski rivalitas antara Ramos dan Pique sudah merupakan rahasia umum, namun masih ada itikad baik dari Ramos kepada Pique. Ramos bahkan mengundang Pique untuk menyaksikan penampilannya di final Liga Champions. Namun entah karena merasa tersindir atau memang karena ada kesibukan lain, Pique tak menghadiri undangan Ramos.

“Saya mengundang hampir 20 orang. Saya juga mengirim tiket ke Gerard Pique. Tapi hingga saat ini dia tidak memberi jawaban.” ungkap Ramos saat diwawancara media setempat.

Hubungan Sergio Ramos dan Gerard Pique terjalin cukup unik. Saat mengawal benteng pertahanan Timnas Spanyol, keduanya terlihat begitu kompak. Namun ketika memperkuat masing-masing klub, kedua tembok pertahanan Spanyol teersebut kerap kali terlibat perselisihan. Dan bahkan hal itu sampai berlanjut hingga keluar lapangan.

Dalam beberapa kesempatan, Pique menyindir Real Madrid lewat media sosial Twitter. Menurutnya Madrid terlalu sering ditolong wasit sehingga kemenangan Los Blancos kerap dianggap kontroversial. Ramos pun terlihat beberapa kali membalas komentar Pique dengan isi pesan yang bernada ejekan.

Pique Mengaku Menyaksikan Laga Final di Rumah

Kebersamaan Pique dengan keluarga

Kebersamaan Pique dengan keluarga

Tak menghadiri undangan menonton pertandingan final di Stadion Millenium, Cardiff, Wales, sempat beredar kabar jika Pique masih memendam kekesalan kepada  Sergio Ramos. Kedua pemain memang dikenal masyarakat luas memiliki hubungan yang panas saat berkompetisi di level klub. Namun Pique yang ditemui oleh media setempat mengaku tidak demikian.

Saat ditanyakan, Pique mengaku menyaksikan laga final UCL antara Juventus melawan Real Madrid di rumahnya bersama anak-anak dan istrinya, Shakira. Bek Barcelona tersebut melanjutkan bahwa ketidakhadirannya ke Cardiff bukanlah karena perselisihan antara dirinya dengan Ramos. Melainkan karena dirinya ingin menghabiskan waktu bersama keluarga.

Pique mengaku bahwa padatnya jadwal dirinya sebagai pemain bola dan sang istri sebagai penyanyi internasional membuat waktu mereka untuk berkumpul bersama keluarga menjadi agak sulit. Oleh karena itu dirinya ingin memanfaatkan semaksimal mugkin kesempatan dirinya bisa berkumpul bersama keluarga. Termasuk ketika Laga final Liga Champions antara Juventus kontra Real Madrid kemarin.

“Tidak, bukan seperti itu masalahnya. Saya hanya ingin mmenghabiskan waktu bersama keluarga. Saya menerima undangan Sergio (Ramos), namun sayang sekali saya tidak bisa datang. Saya di rumah, menonton lewat Smart TV bersama keluarga dengan masakan buatan istri tercinta. Saya bersyukur.” ungkap Pique.