Ronaldo kembali cetak rekor di Liga Champions

Fakta Menarik di Final Liga Champions

Liga Champions telah sampai pada ujungnya dengan menobatkan Real Madrid menjadi juara musim 2016-2017 ini. Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan berhasil mengangkat trofi UCL usai menumbangkan Juventus dengan skor akhir 4-1. Benar-benar sebuah skor yang cukup fantastis untuk ukuran sebuah partai final yang mempertemukan dua juara liga masing-masing.

Casemiro cetak gol lewat tendangan jara jauh

Casemiro cetak gol lewat tendangan jara jauh

Segelas kopi dan sebungkus rokok kretek telah siap menemani pagi saya menonton babak Final Liga Champions antara Juventus menghadapi Real Madrid. Layar TV Samsung F8000 milik saya pun juga telah menyala dengan tayangan komentator berbincang-bincang tentang prediksi pertandingan. Malam ini, jagoan saya Juventus siap untuk mengawinkan gelar scudetto mereka dengan gelar UCL.

Namun ternyata semua terjadi di luar perkiraan saya, Il Bianconeri terpaksa menyerah atas Los Merengues. Bukan dengan hail pertandingan sulit, melainkan dengan skor mencengangkan 4-1. Paulo Dybala dan kawan-kawan sempat memberikan perlawanan sengit pada awal pertandigngan. Namun dominasi wakil spanyol tersebut di babak kedua ternyata mampu mengunci permainan Juve.

Dua Gol, Ini Tahunnya Ronaldo

Kedua tim mengawali paruh pertama dengan cukup sengit. Juventus dengan strategi bertahan dan mengandalkan serangan balik mereka melawan serangan total dari Real Madrid. Meski kedua tim kerap jual-beli serangan, Real Madrid berhasil unggul lebih dulu lewat aksi Cristiano Ronaldo yang memanfaatkan umpan dari Dani Carvajal. Juventus yang tertinggal pun langsung terbangun dari tidurnya.

Gol salto Mandzukic yang menyamakan kedudukan Real Madrid

Gol salto Mandzukic yang menyamakan kedudukan Real Madrid

Tidak berapa lama, aksi Mario Mandzukic berhasil membangkitkan semangat Il Bianconeri lewat gol yang diciptakannya. Memanfaatkan umpan Gonzalo Higuain, Mandzukic menyambut bola tersebut dengan tendangan salto yang tak mampu dijangkau Keylor Navas. Usai gol Mandzukic, tidak ada gol tambahan dan skor 1-1 pun bertahan hingga babak pertama usai.

Dimulainya babak kedua, Los Blancos langsung tampil menggebrak dan alhasil tembakan jarak jauh Casemiro meluncur mulu ke gawang Gianluigi Buffon usai menganai tuit Sami Khedira. Tidak lama kemudian Madrid menambah keunggulannya lewat aksi Cristiano Ronaldo yang menyambar umpan silang Luka Modric. Tertinggal 3-1 permainan Juventus terlihat semakin kendor hingga penghujung laga.

Saat semua mengira laga akan berakhir dengan kor 3-1 untuk kemenangan Real Madrid, mereka kembali memberi kejutan. Adalah Marco Asensio yang mencetak gol keempat yang merupakan pelengkap sekaligus penutup laga. Dan kemenangan ini menjadi gelar ke-12 Real Madrid di ajang Liga Champions menungguli AC Milan (7) serta Barcelona, Bayern Munchen dan Liverpool (5).

Fakta Menarik Pertandinan Juventus vs Real Madrid

Ronaldo kembali cetak rekor di Liga Champions

Ronaldo kembali cetak rekor di Liga Champions

  • Real Madrid total telah mengumpulkan trofi Liga Champions sebanyak 12 gelar. Tahun 1956, 1957, 1958, 1959, 1960, 1966, 1998, 2000, 2002, 2014, dan 2016 adalah kapan Madrid memenangkan gelar juara tersebut.
  • Real Madrid berhasil menjadi juara bertahan setelah AC Milan. akan tetapi Milan melakukan hal tersebut pada 1990 saat kompetisi ini belum bernama Liga Champions. Jadi secara teknis, Madrid yang pertama.
  • Ini merupakan perdana Real Madrid berhasil memenangkan gelar double-winner (La Liga & Liga Champions) sejak 1958.
  • Final Cardiff merupakan kekalahan ketujuh Juventus dari sembilan babak final Liga Champions yang diikuti Si Nyonya tua.
  • Kompetisi Liga Champions tahun ini mencatat total raihan 380 gol yang tercipta dalam 125 pertandingan, dengan rata-rata 3,04 gol per pertandingan.
  • Pertandingan yang menghasilkan paling banyak gol di Liga Champions musim ini adalah pertandingan andtara wakil Jerman, Borussia Dortmund dengan wakil Polandia, Legia Warsawa pada 22 November. Dalam laga tersebut, Dortmund berhasil menang 8-4.
  • Real Madrid menyumbang pencetak gol terbanyak di kompetisi Liga Champions tahun ini dengan total raihan 35 gol.

 

Daftar televisi terbesar dan termahal di dunia

Sensasi Menonton Bola dengan Layar Besar

Menonton siaran langsung pertandingan sepakbola di televisi merupakan kegiatan rutin saa sejak akhir tahun 90-an. Saat itu saya yang masih berusia sekolah dasar mulai dikenalkan dengan hal bernama sepakbola oleh bapak saya. Gabriel Omar Batistuta dan AS Roma merupakan pemain dan klub sepakbola pertama yang saya ketahui.

Siaran Bola tahun 90-an dimana Liga Italia sedang dalam masa kejayaannya

Siaran Bola tahun 90-an dimana Liga Italia sedang dalam masa kejayaannya

Begitu banyak hal tentang sepakbola yang saya dapat lewat televisi waktu itu. Pada jaman dahulu media informasi memang masih sangat terbatas, saya pun hanya bisa mendapat informasi soal sepakbola lewat tv dan koran saja. Tidak seperti sekaran yang sudah begitu mudah dengan adanya teknologi komputer dan internet.

Duduk di depan televisi merupakan kegiatan saya lakukan bersama bapak saya saat memasuki akhir pekan. Saya masih ingat waktu itu televisi kami masih merupakan televisi tabung merek Polytron yang berukuran 17 inch. Saya tidak pernah memiliki klub favorit, karena bapak selalu mengajarkan untuk tidak terlalu fanatik pada sesuatu.

Namun kini ritual akhir pekan bersama bapak seperti yang biasa kami lakukan 20 tahun lalu tak pernah lagi kami lakukan. Selain sudah tinggal terpisah, menonton siaran pertandingan sepakbola tidak lagi semudah dulu. Menggunakan tv kabel frekuensi diacak, sedangkan antena terestial kualitas gambarnya sangat berantakan.

Perbedaan Sensasi Nonton Bola Dulu vs Sekarang

Masalah hak siar membuat siaran Liga Inggris sulit ditemukan di tv kabel

Masalah hak siar membuat siaran Liga Inggris sulit ditemukan di tv kabel

Selain peningkatan mutu dan kualitas penyiaran pertandingan siaran langsung yang dilakukan oleh stasiun televisi, ternyata ada satu lagi hal yang membedakan dalam menonton bola ketika dulu dibandingkan sekarang. Adalah unit televisi itu sendiri yang membuakt perbedaan cukup ssignifikan ketika menyaksikan pertandingan sepakbola.

Seperti yang kita ketahui, televisi juga mengalami perkembangan dari jaman ke jaman. Dari mulai pada awalnya yang berukuran besar dengan bentuk tabung, kualitas gambar hitam putih, tanpa suara hingga kini menjadi sangat tipis, datar serta kualitas suara dan gambar yang menakjubkan.

Jika saja permasalahan hak siar pada siaran tv kabel tidak serumit ini, bayangkan bagaimana rasanya sensasi menonton sepakbol dengan televisi canggih jaman sekarag. Ditambah dengan kualitas siaran dari tv kabel yang sangat jernih sehingga mendongkrak performa maksimal dari televisi itu sendiri.

Bagaimana Rasanya Nonton Bola Pakai TV Ini?

Daftar televisi terbesar dan termahal di dunia

Daftar televisi terbesar dan termahal di dunia

Teknologi yang ada pada televisi jaman sekarang mmembuat kita menjadi penasaran bagaimana rasanya sensasi menonton pertandingan sepakbola dari layar televisi canggih keluaran jaman sekarang ini. Apakah sensasinya akan berbeda, apa justru sama saja dengan televisi pada umumnya.

Berikut adalah Daftar Televisi dengan Harga Termahal di Dunia hingga saat ini:

 

  • Panasonic 152-Inch Plasma TV (Rp 6,9 miliar)
    Panasonic 152-Inch Plasma TV merupakan sebuah televisi dengan fitur yang sangat canggih. Lewat fitur 3D dan Ultra High Definition yang dimilikinya, Anda mampu untuk menonton acara favorit Anda dengan kualitas gambar 4 kali lebih baik dari TV High Definition lainnya.
  • C Seed 201 (Rp 9,4 miliar)
    Dengan layar selebar 201 inch, TV ini didesain untuk diletakkan di luar ruangan karena memiliki fitur canggih yang dapat menahan cahaya matahari. Selain itu televisi ini juga dilengkapi dengan 12 speaker broadband, serta kualitas warna mencapai 281 triliun radian.
  • Stuart Hughes Prestige HD Supreme Edition (Rp 20,8 miliar)
    Tidak hanya dilengkapi dengan fitur super canggih, TV 55 inch ini juga dihiasi dengan emas 19 kg dan 48 berlian sebagai bingkainya. Selain itu, beberapa batu mulia juga dipakai sebagai penghias bingkai televisi mewah ini.
  • The Titan Zeus (Rp 22,2 miliar)
    Dengan layar selebar 370 inch, The Titan Zeus sukses mendapat predikat sebagai TV terbesar di dunia.
  • Stuart Hughes Prestige HD Supreme Rose Edition (Rp 31,2 miliar)
    Menggunakan 28 kilogram emas solid 18 karat dipakai untuk membuat bingkai TV mewah ini. Selain itu TV ini juga bertahtakann 72 berlian 1 karat yang melapisi hampir seluruh permukaan bingkai.
Pihak yang menyiarkan siaran langsung secara ilegal akan dikenakan hukuman

Penasaran Kenapa Susah Nonton Liga Italia di TV Kabel?

Bagi anda yang hidup di era 90-an tentu mengerti bagaimana merasakan perkembangan teknologi televisi untuk menonton bola yang sangat signifikan. Dari mulai menggunakan televisi model tabung, lalu mulai menggunakan teknologi layar datar. Bahkan juga dari sektor sinyal, dari mulai menggunakan antena terestial hingga kini mengggunakan decoder layanan tv kabel berbayar.

Alasan mengapa menonton bola di TV Kabel sulit

Alasan mengapa menonton bola di TV Kabel sulit

Tentu semua memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Dan yang jadi inti permasalahan yang tidak kunjung usai ini adalah “Mengapa siaran langsung bola di tv kabel selalu diacak/dialihkan?”. Bingung? Tentu saja pada awalnya kita semua sempat bingung, mengapa kok bisa begini? Namun akhirnya semakin kesini kita bisa mengetahui apa yang menjadi penyebab TV Kabel mengacak siaran bola tersebut.

Sistem peaynangan semacam ini tentu mendapatkan banyak protes dari para penikmat sepakbola yang berlangganan TV Kabel. Ketinggalan pertandingan sepakbola klub kesayangan memang merupakan hal yang cukup merugikan bagi para fans garis keras di Indonesia. Karena memang di Indonesia banyak sekali fanbase maupun komunitas-komunitas klub sepakbola eropa khususnya Liga Italia.

Mengapa Siaran Bola TV Kabel Diacak?

Mungkin dari kita ada yang beranggapan bahwa beberapa para penyedia layanan TV Kabel tertentu sengaja mengacak-ngacak frekuensi siaran dari stasiun televisi yang sedang menyiarkan siaran langsung pertandingan sepakbola. Tujuannya tentu saja agar mendongkrak penjualan parabola beserta reciever mereka. Well guys, sebenarnya anggapan seperti ini benar-benar keliru.

Menonton Liga Italia kini tidkk semudah di era 90-an dulu

Menonton Liga Italia kini tidkk semudah di era 90-an dulu

Bagi kalian yang belum mengetahuinya, setiap liga eropa menjual hak siarnya kepada stasiun-stasiun TV. Dan yang menjadi langganan tentu saja, siapa lagi kalau bukan ESPN atau Fox Sport. Lalu kedua stasiun tv tersebut akan menjual kembali hak siar tersebut kepada stasiun-stasiun TV dari berbagai negara lainnya. Penjualan hak siar ini biasanya dilakukan secar bidding /lelang.

Dan bagi stasiun televisi yang memenangkan bidding tentu memiliki beberapa persyaratan yang haru dipenuhi. Salah satunya adalah larangan untuk menyiarkan tayangan pertandingan tersebut di luar wilayah stasiun tv tersebut berasal. Misalnya, MNC Group mendapatkan hak siar untuk Liga Italia, maka tayangan tersebut hanya boleh disaksikan di wilayah Indonesia saja.

Lalu Kenapa Tayangan Sepakbola Harus Diacak?

Negara kita kebetulan ‘berdempetan’ dengan beberapa negara tetangga. Lihat saja di daerah-daerah perbatasan seperti Nunukan, masyarakat di sana bisa menikmati siaran dari Indonesia dan Malaysia. Dan juga masyarakat Timor Leste yang bisa menyaksikan siaran TV Indonesia.

Pihak yang menyiarkan siaran langsung secara ilegal akan dikenakan hukuman

Pihak yang menyiarkan siaran langsung secara ilegal akan dikenakan hukuman

Karna stasiun-stasiun TV dalam negri belum semuanya mendirikan pemancar di daerah-daerah pelosok itu. Maka mereka harus menggunakan satelit untuk menjangkau daerah tersebut. Dan untuk bisa menikmati siaran stasiun TV ini, masyarakat kita di sana harus menggunakan parabola dan reciever tertentu yang bisa menerima siaran TV ini dari satelit nun jauh di atas sana.

Nah, di sinilah masalah acak mengacak ini timbul. Untuk mencegah penduduk negara lain menyaksikan siaran dari stasiun negara kita, maka frekuensi siaran yang dikirim dari satelit ke parabola akan diacak. Lalu diuraikan kembali oleh reciever agar bisa ditonton. Begitulah kira-kira bagaimana sistem kerja pemancara TV ini bekerja.

Jadi, sebenarya mengacak siaran itu bukanlah kemauan provider tv kabel demi meninggkatkan keuntungan semata, melainkan untuk bermain aman menghindari hukuman . Karena jika stasiun tv pemegang hak siar melanggar, maka akan dikenakan denda yang lumayan besar, atau bahkan tidak boleh ikut bidding hak siar untuk tahun-tahun berikut.

 

Tahun depan, tidak akan ada lagi siaran tv analog

Tahun Depan, Siaran TV Analog Akan Dihapus

Menonton pertandingan sepakbola kini tidaklah semudah dahulu ketika siaran TV digital belum merajalela. Hanya tinggal menyetel channel dimana ada pertandingan, maka kita tinggal duduk santai menyaksikan siaran langsung pertandingan bola. Meskipun hanya bermodalkan tv tabung dan antena UHF, kita sudah bisa langsung menonton dengan nyaman.

Menonton siaran langsung Liga Spanyol

Menonton siaran langsung Liga Spanyol

Kini, meskipun kita telah memiliki TV LED keluaran terbaru yang canggih, kualitas gambar memukau pun semua percuma apabila tidak berlangganan TV kabel. Sedangkan dalam siaran tv kabel, biasanya pertandingan boa yang disiarkan di channel tv swasta terkendala oleh masalash hak siar. Sehingga mau tidak mau harus berlangganan paket komplit yang harganya juga tidak murah.

Belum lagi beres soal masalah hak siar saluran televisi swasta yang menyiarkan tayangan sepakbola, ada kabar terbaru lagi dari Kominfo. Kementrian Komunikasi dan Informasi Indonesia mengeluarkan pengumuman bahwa siaran tv analog akan dihilangkan secara total pada tahun 2018 mendatang. Jadi menonton melalui tv digital atau streaming menjadi satu-satunya cara penikmat sepakbola menonton pertandingan.

Tahun 2018 Siaran TV Analog Akan Dihentikan Total

Tahun depan, tidak akan ada lagi siaran tv analog

Tahun depan, tidak akan ada lagi siaran tv analog

Informasi ini sebenarnya telah beredar sejak tahun 2015 kemarin. Siaran tv menggunakan antene biasa (tv analog) secara keseluruhan akan diberhentikan pada tahun 2018. Dan itu berarti tahun depan bagi anda yang memakai antene analog, siap-siap saja semakin sulit mendapatkan gambar bagus. Untuk sekedar informasi aja kalo siaran tv digital terestrial itu sendiri sudah akan berjalan mulai tahun 2015.

‘Penyiaran televisi digital terrestrial adalah penyiaran yang menggunakan frekuensi radio VHF / UHF seperti halnya penyiaran analog, akan tetapi dengan format konten yang digital. Dalam penyiaran televisi analog, semakin jauh dari stasiun pemancar televisi signal akan makin melemah dan penerimaan gambar menjadi buruk dan berbayang. Lain halnya dengan penyiaran televisi digital yang terus menyampaikan gambar dan suara dengan jernih sampai pada titik dimana signal tidak dapat diterima lagi’ (sumber Kominfo).

Mungkin masih banyak yang bingung mengapa siaran tv analog akan ditutup. Ini dikarenakan sinyal tv analog itu banyak sekali memakai frequensi dan menghabiskan bandwidth. Belum lagi masalah sinyal seperti HP, Radio, Internet ternyata pakai frekwensi juga seperti tv. Jadi untuk mengurangi pemborosan bandwidth maka negara harus melakukan migrasi dari siaran analog ke siaran digital. Itulah kira-kira alasan Menkominfo.

Menonton Siaran Langsung Liga Inggris Tanpa Parabola

Cara menonton siaran langsung sepakbola tanpa parabola

Cara menonton siaran langsung sepakbola tanpa parabola

Bagi anda yang mempunyai budget lebih mungkin bisa langsung segera beralih ke penggunaan tv kabel atau parabola. Namun bagi para penikmat sepakbola dengan budget pas-pas bagaimanakah nasibnya? Ternyata untuk menonton siaran langsung pertandingan sepakbola di Indonesia tidak mesti menggunakan antena parabola, antena UHF biasa pun bisa.

Kini dengan bantuan alat receiper yang disebut dengan Set Top Box (STB) atau sekarang dikenal dengan nama STB DVBT2.Set Top Box (STB) adalah alat untuk mengkonversi sinyal digital menjadi gambar dan suara yang dapat ditampilkan di TV. Penggunaannya pun tidak susah, cukup menghubungkan Antena UHF ke STB dan dari STB ke tv. Maka siaran digital terestrial sudah bisa kita dapat.

Untuk siaran FTA acara siaran sepakbola secara live nya mungkin sama dengan siaran di Channel UHF. Tapi ada kemungkinan siaran langsungnya juga bisa aja di acak (belum pasti). Nah karena saya saya juga bingung karena informasi yang didapat belum akurat, saya coba lagi googling diinternet. Dan harganya pun ga terlalu mahal, kita bisa beli satu buah STB dengan harga mulai dari RP 260.000,-. Untuk pemasangan STB ke TV, ga beda jauh sama masang DVD Player ke tv, jadi semua orang pasti bisa memasangnya sendiri.

 

 

 

Keluarga menjadi alasan Djajang Nurjaman

Menonton Berita Pengunduran Diri Djanur

Hari minggu 4 Juni 2017, saya telah siap dengan kopi dan singkong rebus menemani di depan layar TV Samsung F800 milik saya. Ini merupakan laga penentuan yang akan menentukan nasib seorang Djajang Nurjama, pelatih Maung Bandung yang terkenal sukses menangani sejumlah klub Liga Indonesia. Kini nasib Djanur berada diujung tanduk seiring dengan memburuknya performa Essien dan kawan-kawan.

Persib vs Bhayangkara jadi laga terakhir Djajang Nurjaman

Persib vs Bhayangkara jadi laga terakhir Djajang Nurjaman

Manajemen Persib memberikan gebrakan dalam kompetisi Liga 1 Gojek Traveloka musim ini. Mendatangkan seorang marquee player terkenal pada jamannya, Michael Essien tentu merupakan sebuah kebanggaan tersendiri bagi Tim Maung Bandung. Namun kedatangan Essien diharapkan mampu menaikan popularitas Liga Indonesia di mata dunia tersebut sepertinya tidak berjalan mulus.

Sebenarnya hasil Persib musim ini tidaklah seburuk yang dipikirkan. Jumlah kemenangan mereka masih lebih banyak dibanding kekalahan yang mereka alami (Menang 3, Kalah 2 Seri 3). Namun kemenangan terakhir yang mereka berhasil raih adalah 4 pekan lalu atau tepatnya sebulan. Menjalani tiga laga dalam tiga pekan terakhir mereka tanpa kemenangan tentu merupakan hal yang cukup berat bagi Persib.

Djajang Sudah Pamit ke Para Pemain

Susana sangat tegang di sekitar ruang ganti Stadion Candrabhaga, Bekasi kemarin. Sejumlah pelain terlihat shock termasuk sang marquee player, Essien. Gelandang asal Ghana tersebut sempat mengutarakan kesedihannya lantaran Djanur mengambil keputusan untuk mundur, saking emosionalnya sampai harus ditenangkan oleh Carlton Cole.

Para pemain Persib yang menangis usai pengumuman pengunduran diri Djajang Nurjaman

Para pemain Persib yang menangis usai pengumuman pengunduran diri Djajang Nurjaman

Mantan pemain Chelsea itu menyebut Djanur sosok pelatih yang baik. Sebelumnya, pemain asal Inggris itu lebih dulu terlihat menenangkan Achmad Jufriyanto. Bek Persib itu juga terlihat terpukul dengan kepergian Djanur. Kesedihan para pemain dianggap Media Officer Persib Bandung Irfan Suryadiredja bukan hal yang aneh.

“Saya rasa wajar jika Essien sedih dengan kabar Djanur mundur. Setau saya Djanur itu tidak ada sekat ke pemain, dia bahkan hampir selalu ikut terlibat langsung kalau ada internal game,” ungkap Irfan.

Kepergian pelatih yang akrab disapa Djanur ini memang memberikan tanda tanya besar bagi para punggawa Persib. Sebab kompetisi saja baru menggelar 7 fixture dan Maung Bandung pun tidak memiliki rekor yang terlalu buruk dengan 3 Menang, 2 Kalah dan 3 Imbang. Akan tetapi ternyata Djajang punya pertimbangan lain mengenai keputusan mundurnya dari Persib.

Keluarga Menjadi Alasan Djanur Mundur dari Persib

Irfan menyebutkan bahwa Djajang Nurjaman merupakan sosok yang amat dekat dengan pemain. Sehingga tidak heran jika para pemain merasa sangat kehilangan. Bahkan sosok seperti Essien yang notabene pemain kelas dunia pun juga merasa sangat terpukul atas kepergian Djanur.

Keluarga menjadi alasan Djajang Nurjaman

Keluarga menjadi alasan Djajang Nurjaman

“Djanur ini dekat dengan pemain, apalagi setelah berhasil meraih juara 2014 kemarin. Rata-rata pemain, kan, sudah tiga sampai empat tahun selalu bersama pelatih. Jadi, bukan cuma Essien saja yang sedih, pemain lain pasti juga sedih. Hariono, Atep, dan semua yang sudah lama sama Djanur pasti sedih,” tambahnya.

Salah satu alasan yang membuat Djajang ingin mundur dari kursi pelatih yakni karena pertimbangan keluarga. Djanur mempertimbangkan kesehatan mental keluarga khususnya anak-anaknya. Sebab kini banyak sekali cacian dan makian di media sosial menyusul desakan mundur pelatih yang telah menangani Persib sejak 2012 lalu tersebut.

Namun demikian Manajer Persib Bandung, Umuh Muchtar meminta suami dari Juariah tersebut untuk kembali memikirkan keputusannya tersebut. Ini dikarenakan kehilangan sosok seperti Djanur merupakan hal yang berat dan bukan hal mudah untuk mencari sosok pelatih yang dapat menangani Persib seperti dirinya tersebut.

“Saya bilang ke Djajang untuk pikir dulu keputusan itu. Walaupun dia sudah menyatakan mundur tapi belum ada keputusan resmi dari manajemen,” katanya.

MNC Group membeli hak siar Liga Inggris pada 2010

Nonton Liga Inggris dengan Nyaman Lewat TV Kabel

Menonton pertandingan sepakbola kini tidak semudah di era 90-an. Kini mayoritas masyarakat sudah menggunakan tv kabel sehingga cukup sulit untuk menonton siaran langsung karena permasalahan hak siar. Bagi pelanggan tv kabel dengan budget lebih mungkin bisa berlangganan paket sports di provider tv masing-masing, namun ini menjadi kendala bagi pelanggan low budget.

Menonton pertandingan bola di TV kabel sangat sulit

Menonton pertandingan bola di TV kabel sangat sulit

Mau tidak mau para pelanggan tv kabel dengan budget terbatas menggunakan antena konvensional untuk menonton siaran langsung pertandingan sepakbola. Bahkan meskipun sudah bisa mendapatkan siarannya, kualitas gambar yang disajikan dibawah rata-rata. Entah mungkin karena kekuatan sinyal, atau mungkin karena telah terbiasa menonton tv kabel saja.

Seperti salah satunya tayangan Liga Premier Inggris yang hak siarnya selalu menjadi rebutan sejumlah saluran televisi swasta di Indonesia. Kini menonton bola tidak lagi semudah jaman dahulu. Dimana dua stasiun televisi swasta terbesar di Indonesia saat itu (RCTI dan SCTV) selalu diramaikan dengan pertandingan seru dari Liga Italia maupun Liga Inggris tiap akhir pekan.

Perjalanan Liga Inggris di Televisi Indonesia

Sejarah siaran langsung Liga Inggris dimulai pada tahun 1990 ketika RCTI mulai menayangkan pertandingan pada Sabtu malam. Liga Inggris pada masa itu masih bernama English Premiership, belum ada embel-embel sponsor di depannya seperti sekarang ini. RCTI terakhir siaran live liga Inggris pada musim 1992/1993 sebelum diambil alih SCTV dan ANTV.

Perjalanan siaran langsung Liga Inggris di pertelevisian Indonesia

Perjalanan siaran langsung Liga Inggris di pertelevisian Indonesia

SCTV mendapatkan jatah siaran Sabtu malam sedangkan ANTV menyiarkan pertandingan minggu malam. Sejak saat itu SCTV mulai melekat sebagai televisi liga inggris dan memegang hak siar selama 7 musim berturut-turut sebelum pada musim 2001/2002 di ambil alih TPI selama satu musim saja.

Setelah sekian lama pemirsa televisi dapat secara bebas menonton Liga Inggris, musim 2007/2008 kesempatan penikmat liga Inggris mulai terbatas ketika televisi berbayar asal Malaysia ASTRO secara eksklusif membeli hak siar selama 3 tahun. Praktis pertandingan big match yang menghadirkan tim-tim besar seperti MU, Liverpool, Arsenal dan Chelsea tidak bisa dinikmati secara gratis lagi.

Problem Selesai Saat MNC Beli Hak Siar Liga Inggris

Karena kecaman bertubi-tubi dari masyarakat Indonesia khususnya penggemar bola, akhirnya Astro mau berbagi dengan dengan Lativi, namun sayangnya Lativi hanya mendapatkan jatah live pertandingan tim-tim kecil. Monopoli berakhir ketika MNC Group memperoleh hak siar mulai musim 2010/2011. Selain disiarkan lewat TV kabel Indovision juga bisa disaksikan lewat TV tersestial Global TV dan MNCTV secara rutin.

MNC Group membeli hak siar Liga Inggris pada 2010

MNC Group membeli hak siar Liga Inggris pada 2010

Dengan ini, masalah bagi pelanggan TV kabel pun akhirnya sedikit teratasi. Namun ternyata ada lagi resiko yang mengintai ketika kita menggunakan tv kabel. Ada sebuah kasus tentang sebuah penyedia layanan tv kabel yang justru beresiko merusak unit TV anda. Ini adalah sebuah pengalaman seorang pelanggan tv kabel tersebut yang diposting dan dibagikan di dunia maya dan sempat viral.

Dalam isi postingan tersebut intinya sang pelapor melayangkan kritik kepada sebuah perusahaan tv kabel. Ini disebabkan lantaran Smart TV yang baru dibelinya menjadi rusak akibat konsleting listrik dari sambaran petir yang merambat melalui perangkat decodernya tersebut. Hal ini pun tentu saja tamparan keras bagi para perusahaan penyedia layanan tv kabel.

Sebaiknya hal semacam ini dijadikan pelajaran untuk lebih berhati-hati lagi sebagai konsumen. Mungkin benar kemungkinan besar perangkat Smart TV orang tersebut rusak akibat dari decoder. Tapi bisa saja kan jika memang kualitas unit televisi tersebut yang kurang baik, semua mungkin saja terjadi.

Kebersamaan Pique dengan keluarga

Ngambek, Pique Pilih Nonton Final UCL di Rumah

Diundang Ramos, Pique tak terlihat di Final UCL

Pique tak terlihat di Final UCL

Perseteruan dua bek Spanyol, Sergio Ramos dan Gerard Pique semakin memanas usai keduanya bertemu dalam partai El Clasico pada April lalu. Dalam laga tersebut Pique bersama Barcelona berhasil unggul atas Real Madrid dengan skor akhir 3-2. Meski menang, argumen tajam dari Pique tetap melayang kepada kapten timnas Spanyol tersebut.

Pique menganggap bahwa Ramos melakukan pelanggaran keras kepada rekan setimnya, Lionel Messi. Bek tengah Barcelona tersebut melihat Ramos mengangkat kedua kakinya saat melakukan tekel keras terhadap sang rekan, Lionel Messi. Suami dari penyanyi Shakira tersebut berpendapat bahwa tindakan Ramos tersebut sangat berbahaya bagi Messi.

Perselisihan tersebut ternyata tidak berhenti sampai di situ saja. Sergio Ramos yang berhasil lolos ke babak final Liga Champions dan menjuarai La Liga bersama Real Madrid pun semakin berada di atas angin. Ramos pun melancarkan sindiran halus dengan mengundang Pique untuk menonton langsung babak final UCL antara Madrid melawan Juventus.

Pique Tak Hadiri Undangan Ramos

Ramos mengaku telah mengundang Pique untuk menonton pertandingan Final UCL

Ramos mengaku telah mengundang Pique

Meski rivalitas antara Ramos dan Pique sudah merupakan rahasia umum, namun masih ada itikad baik dari Ramos kepada Pique. Ramos bahkan mengundang Pique untuk menyaksikan penampilannya di final Liga Champions. Namun entah karena merasa tersindir atau memang karena ada kesibukan lain, Pique tak menghadiri undangan Ramos.

“Saya mengundang hampir 20 orang. Saya juga mengirim tiket ke Gerard Pique. Tapi hingga saat ini dia tidak memberi jawaban.” ungkap Ramos saat diwawancara media setempat.

Hubungan Sergio Ramos dan Gerard Pique terjalin cukup unik. Saat mengawal benteng pertahanan Timnas Spanyol, keduanya terlihat begitu kompak. Namun ketika memperkuat masing-masing klub, kedua tembok pertahanan Spanyol teersebut kerap kali terlibat perselisihan. Dan bahkan hal itu sampai berlanjut hingga keluar lapangan.

Dalam beberapa kesempatan, Pique menyindir Real Madrid lewat media sosial Twitter. Menurutnya Madrid terlalu sering ditolong wasit sehingga kemenangan Los Blancos kerap dianggap kontroversial. Ramos pun terlihat beberapa kali membalas komentar Pique dengan isi pesan yang bernada ejekan.

Pique Mengaku Menyaksikan Laga Final di Rumah

Kebersamaan Pique dengan keluarga

Kebersamaan Pique dengan keluarga

Tak menghadiri undangan menonton pertandingan final di Stadion Millenium, Cardiff, Wales, sempat beredar kabar jika Pique masih memendam kekesalan kepada  Sergio Ramos. Kedua pemain memang dikenal masyarakat luas memiliki hubungan yang panas saat berkompetisi di level klub. Namun Pique yang ditemui oleh media setempat mengaku tidak demikian.

Saat ditanyakan, Pique mengaku menyaksikan laga final UCL antara Juventus melawan Real Madrid di rumahnya bersama anak-anak dan istrinya, Shakira. Bek Barcelona tersebut melanjutkan bahwa ketidakhadirannya ke Cardiff bukanlah karena perselisihan antara dirinya dengan Ramos. Melainkan karena dirinya ingin menghabiskan waktu bersama keluarga.

Pique mengaku bahwa padatnya jadwal dirinya sebagai pemain bola dan sang istri sebagai penyanyi internasional membuat waktu mereka untuk berkumpul bersama keluarga menjadi agak sulit. Oleh karena itu dirinya ingin memanfaatkan semaksimal mugkin kesempatan dirinya bisa berkumpul bersama keluarga. Termasuk ketika Laga final Liga Champions antara Juventus kontra Real Madrid kemarin.

“Tidak, bukan seperti itu masalahnya. Saya hanya ingin mmenghabiskan waktu bersama keluarga. Saya menerima undangan Sergio (Ramos), namun sayang sekali saya tidak bisa datang. Saya di rumah, menonton lewat Smart TV bersama keluarga dengan masakan buatan istri tercinta. Saya bersyukur.” ungkap Pique.

Final Liga Champions 2017, Juventus vs Real Madrid

Nonton Final Liga Champions Tak Perlu ke Cardiff

Pertandingan Babak Final Liga Champions antara Juventus menghadapi Real Madrid hanya tinggal hitungan hari. Namun panasnya atmosfir pertandingan sudah mulai terasa dalam satu minggu terakhir ini. Wakil Italia, Juventus dengan tembok pertahanannya siap untuk menjajal ketajaman lini serang wakil Spanyol, Real Madrid.

Fakta menarik jelang final liga champions

Fakta menarik jelang final liga champions

Kedua tim memiliki materi pemain yang cukup lengkap di seluruh sektor. Real Madrid yang sempat kendor di sektor pertahanan kini mulai terlihat semakin mantap. Sementara Juventus justru sudah lebih stabil dengan kombinasi pemainnya. Apalagi ditambah dengan kehadiran Daniel Alves yang memiliki histori pertemuan cukup banyak dengan Los Blancos.

Euforia pertandingan final ini pun menyebar ke seluruh penjuru dunia, termasuk di Indonesia. Pendukung baik Juventus maupun Real Madrid tanah air pasti akan menggelar banyak acara untuk menyaksikan partai puncak turnamen sepakbola paling prestisius di eropa ini. Informasi undangan nonton bareng sudah banyak yang tersebar khususnya di jagad dunia maya.

Bagi para penggemar sejati, tentu tidak ingin melewatkan momen nonton bareng pertandingan final ini. Akan tetapi bagi para pendukung Juventus dan Real Madrid yang tidak memungkinkan untuk menghadiri acara nonton bareng, tentu ini bukan masalah. Karena kini menonton pertandingan dari rumah pun tidak kalah serunya dengan teknologi TV LED seperti Samsung F800.

Fakta Menarik Jelang Final Liga Champions

Final Liga Champions 2017, Juventus vs Real Madrid

Final Liga Champions 2017, Juventus vs Real Madrid

  • Bentrokan antara Real Madrid dengan Juventus telah terjadi sebanyak 24 kali. Menjadi petandingan yang paling sering terjadi dalam sejarah Liga Champions.
  • Selama 19 kali bertemu dalam putaran final UCL, Madrid dan Juve masing-masing telah mengantongi delapan kemenangan dan dua hasil imbang.
  • Madrid dan Juve sebelumnya pernah bertemu sekali di final pada 1998. Laga tersebut dimenangkan Los Blancos dengan skor 1-0  lewat gol Pedrag Mijatovic.
  • Real Madrid mencapai final Piala/ Liga Champions untuk ke-15 kalinya, empat lebih banyak daripada klub-klub lainnya (AC Milan 11).
  • Real Madrid akan berupaya menjadi tim pertama setelah AC Milan (1989, 1990) yang memenangi Piala/ Liga Champions secara beruntun.
  • Juventus musim ini berhasil menjadi satu-satunya tim yang tak terkalahkan di Liga Champions (9 menang dan 3 imbang).
  • Real Madrid hanya berhasil mencatat satu kali hasil clean sheet dalam 12 pertandingan di Liga Champions musim ini.
  • Cristiano Ronaldo menjadi satu-satunya pemain yang mencatat 10 gol di Liga Champions selama enam musim beruntun.
  • Jika dimainkan, Gianluigi Buffon akan menjadi pemain tertua kedua yang tampil di final Piala/ Liga Champions (39 tahun 4 bulan) setelah Edwin van der Sar (40 tahun 6 bulan).
  • Zinedine Zidane bisa memenangi Liga Champions untuk kedua kalinya di musim keduanya sebagai manajer tim utama.

Pengalaman Nonton Bola Terbaik di Samsung LED TV F800

Meonton pertandingan dari TV Samsung LED F800

Meonton pertandingan dari TV Samsung LED F800

Ingin merasakann sensasi menonton langsung final Liga Champions antara Juventus melawan Real Madrid? Anda bisa melakukannya dengan menonton melalui Samsung LED TV F8000 dengan kualitas gambar cemerlang layaknya menonton pertandingan secara langsung tanpa perlu datang langsung ke Cardiff.

  • Resolusi Dua Kali Lebih Tinggi
    Berkat resolusi gambar Full HD 1920 x 1080 pixel yang dua kali lebih tinggi dari standar HD TV, Samsung LED TV F8000 akan memberikan pengalaman menonton pertandingan yang memuaskan.
  • Gambar Lebih Jelas dan Cerah
    Samsung Wide Color Enhancer Plus menggunakan algoritma canggih yang secara drastis mampu meningkatkan kualitas gambar yang ditayangkan. Tak hanya itu, fitur Clean View dan Intelligent View yang digunakan di Samsung LED TV F8000 mampu mengurangi berbagai gangguan berupa noise, intervensi, maupun tampilan kabur dalam tipe sinyal berbeda.
  • Transfer Gambar Cepat & Mudah
    Ingin menonton momen pertandingan favorit dari Youtube ataupun menikmati foto-foto pertandingan yang Anda unduh dari internet? Manfaatkan aplikasi AllShare untuk mentransfer data berupa video, foto, serta musik dari smartphone, tablet, kamera, maupun laptop ke layar Samsung LED TV F8000 Anda.
  • Fitur Sports Mode
    Kelebihan lain Samsung LED TV F8000 adalah fitur Sports Mode yang memungkinkan Anda menggabungkan beberapa fitur favorit dan membuat shortcut untuk mengaktifkannya secara bersamaan.

Menonton Laga Perpisahan Totti Bikin Nangis

Minggu 28 Mei 2017 kemarin merupakan hari paling menyedihkan bagi para penggemar sepakbola, khususnya bagi para Romanisti. Sebab laga tersebut adalah terakhir kalinya bagi sang Pangeran Roma, Fransesco Totti menginjakan kakinya di Olimpico sebagai pemain AS Roma. Totti mengakhiri karir profesionalnya sebagai pesepakbola dalam laga kontra Genoa.

 

Meski hanya menyaksikan dari layar televisi, perpisahan Totti dengan klub yang membesarkan namanya tersebut cukup mengundang air mata. Loyalitas Totti sebagai pemain yang tidak pernah berpikir untuk meninggalkan Il Giallorossi memang membuat banyak pihak kagum. Sehingga tidak heran perpisahannya ini mengundang tangis haru.

Dalam laga tersebut tuan rumah berhasil menang secara dramatis atas sang tamu, Genoa dengan skor akhie 3-2. Hasil tersebut pun menambah tangis haru saya yang hanya bisa menatap sang kapten mengucapkan salam perpisahannya dari balik layar LG 32 Inch Digital TV LED [32LH510D] tersebut.

 

Totti Bacakan Surat Sambil Menangis

Totti bacakan surat berisi kata-kata perpisahan ditemani sang istri

Totti bacakan surat berisi kata-kata perpisahan ditemani sang istri

Usai memainkan laga terakhirnya, Fransesco Totti sempat melakukan victory lap ke seluruh penjuru Stadion Olimpico. Setelah itu, dirinya pun membacakan surat bertuliskan kata-kata perpisahannya. Dan ketika membacakan surat tersebut, Totti pun tak kuasa menahan air matanya.

“Kita semua berada di sini. Momen itu akhirnya tiba. Ini momen yang sebenarnya saya harapkan tidak pernah terjadi. Dalam beberapa hari terakhir, ada banyak hal dikatakan soal saya, hal-hal indah. Kalian semua berada di belakang saya, mendukung saya dalam periode sulit. Terima kasih kepada kalian semua.” ujar Totti ditemani sang istri, Ilary Blasi.

“Saya menangis karena kebersamaan selama 25 tahun ini tak mungkin dilupakan. Terima kasih semuanya, meski ini tak mudah bagi saya. Saya telah berbicara dengan istri saya tentang tahun-tahun tersebut.”

“Saya mengucapkan terima kasih kepada ayah, ibu, saudara, dan teman-teman. Terima kasih kepada istri dan ketiga anak saya. Saya memulainya dari mereka karena tak yakin bisa mengakhirinya.” lanjut Totti sambil tak kuasa menahan air mata.

“Sulit melukiskan perjalanan 28 tahun dalam beberapa frasa. Saya sebenarnya ingin melakukannya dengan nyanyian atau puisi. Namun, saya tak jago dalam keduanya. Saya hanya mencoba menunjukkan dengan kaki-kaki saya. Sebab, segalanya terlihat mudah dengan cara itu.”

Terhitung sejak awal karir profesionalnya, Totti tercatat telah membela AS Roma selama 24 musim dan total 25 tahun sejak sang pemain melakoni debutnya. Selama 25 tahun tersebut, Totti berhasil mempersembahkan satu gelar scudetto untuk Giallorosso pada musim 2000-2001.

Kejadian Selama Totti Berseragam AS Roma

Para punggawa AS Roma mengangkat Totti

Para punggawa AS Roma mengangkat Totti

Dua puluh empat musim Totti berseragam AS Roma, tentu banyak sekali kejadian-kejadian yang terjadi di seluruh dunia. Berikut adalah fakta menarik yang terjadi sepanjang 25 tahun Totti membela AS Roma:

  • – Palermo sudah memiliki 55 pelatih, termasuk Francesco Guidolin yang empat kali keluar masuk dan Gian Piero Gasperini dua kali.
  • – Sudah ada tujuh Piala Dunia, dengan Totti membantu Italia mengangkat trofi tersebut pada 2006. Pemenang lainnya adalah Jerman Barat, Brasil, Prancis, Brasil, Spanyol, dan Jerman.
  • – Totti membuat debutnya di Roma pada 28 Maret 1993. Sehari sebelumnya, Jiang Zemin ditunjuk sebagai Presiden Republik Rakyat Cina. Ada dua presiden berikutnya yang memimpin Cina sejak saat itu, yakni Hu Jintao dan Xi Jinping.
  • – Saat kiper Milan Gianluigi Donnarumma lahir, Totti berada di tengah musim keenam Serie A. Dia mencetak 12 gol pada musim 1998/99.
  • – Er Pupone adalah Raja Roma. Sudah ada tiga paus yang menjabat di Vatikan sejak Totti bergabung dengan i Lupi pada 1989, yaitu John Paul II, Benedict XVI dan Francis.
  • – Sejak Totti bergabung dengan tim muda Roma pada 1989, penyanyi pop Taylor Swift lahir, dibesarkan dan sudah merilis album kelima berjudul “1989”.
  • – Sebanyak 32 persen dari pemain Serie A musim ini belum lahir saat Totti membuat debut di Roma pada Maret 1993.
  • – Napoli memenangkan Serie A pada 1989-90, saat Totti berada di tim junior Roma. Sejak saat itu Partenopei telah bangkrut, diturunkan ke Serie C, kembali ke Serie A, dan bermain di Liga Champions.

 

Nonton Final Liga Champions di TV Plasma

Final Liga Champions Eropa antara Juventus menghadapi Real Madrid hanya tinggal menghitung hari. Kedua tim yang sama-sama merajai kompetisi domestik negara nya masing-masing akan siap beradu strategi pada akhir pekan nanti. Il Bianconeri dan Los Merengues merupakan kedua klub yang berhasil mempertahankan gelar juara mereka musim lalu dengan menjuarai kompetisi musim ini.

Dengan panasnya atmosfir pertandingan final ini, tentu euforia nya juga menyebar ke seluruh dunia, termasuk Indonesia. Euforia babak final kompetisi paling prestisius di eropa ini biasanya ditandai dengan banyaknya nonton bareng atau biasa kita kenal dengan nobar. Fenomena nobar ini selalu menyerang tanah air terlepas dari kompetisi apapun itu (UCL, World Cup, Euro, dll), yang penting final.

Bagi anda yang kurang menyukai suasana nobar yang memang agak berisik namun masih ingin merasakan atmosfer laga final, jangan khawatir. Sekarang anda juga bisa merasakan sensasi nonton bareng dengan kualitas terbaik tanpa harus berdesakan dengan penonton lain. Bagaimana caranya? Tentu saja dengan menonton di rumah dengan TV Plasma kualitas terbaik. Memang bisa? Cek terus artikel di bawah ini!

Final Ideal Juventus vs Madrid

Final Liga CHampions Juventus ve Real Madrid

Final Liga CHampions Juventus ve Real Madrid

Pertarungan antara Juventus dengan Real Madrid di babak final Liga Champions pada akhir peka nanti merupakan partai yang paling ditunggu-tunggu sepanjang musim ini. Kedua tim dengan karakter bermain yang berbeda 180 derajat dipastikan akan menghadirkan bentrokan yang sangat seru. Real Madrid dengan daya gedor nya yang sangat luar biasa dengan Trio BBC (Bale, Benzema, Cristiano) menghadapi tembok pertahanan Juventus yang juga digawangi Trio BBC (Bonucci, Barzagli, Chiellini) ditambah dengan Buffon.

Laga Final pada akhir pekan nanti juga merupakan partai final kedua bagi Zinedine Zidane. Ini merupakan kedua kalinya bagi Zidane tampil di final Liga Champions setelah musim lalu berhasil membawa El Real mengangkat trofi. Akhir pekan nanti merupakan pembuktian oleh Zidane apakah dirinya mampu untuk kembali membawa Cristiano Ronaldo mengangkat trofi Liga Champions untuk ke 12 kali nya. Selain itu, ini juga akan menjadi partai Liga Champions terakhir bagi Gianluigi Buffon.

Selain itu, pertemuan antara wakil Italia dengan wakil Spanyol juga merupakan reuni bagi penyerang Real Madrid, Alvaro Morata. Morata pada musim 2014-2015 berhasil membawa Juve menyingkirkan Real Madrid di semifinal Liga Champions. Ini merupakan laga spesial bagi Morata yang harus berhadapan dengan mantan timnya dengan berseragam Real Madrid. Bisa dipastikan laga pada akhir pekan nant akan berlangsung sangat panas.

Nonton Final Liga Champions di TV Rasa Nobar

Sensasi menonton pertandingan dengan TV LED

Sensasi menonton pertandingan dengan TV LED

Bicara soal kualitas,tentu saja anda sebagai pembeli ingin mencari tv lcd/led yang memiliki kualitas tinggi dan harga terjangkau. Kini harga tv lcd dan led juga sangat murah jauh berbeda dengan tahun 2010 dahulu. Namun untuk mendapatkan pengalaman menonton bola yang berkualitas, berikut ada sedikit tips cara memilih tv lcd dan led terbaik.

Pertama yang anda harus perhatikan ketika memilih tv adalah pada bagian resolusi,semakin tinggi resolusi yang di tawarkan kualitas gambar yang di berikan akan semakin baik. Kedua tingkat kecerahan pada bagian kedua tv ini juga sangat baik.jika ingin mendapatkan hasil tampilan resolusi lebih baik silahkan cari tv yang sudah mendukung resolusi full hd 1080p serta mendukung tv digital.

Terakhir ketika memilih tv lec maupun led adalah pada bagian multi media. Seperti kita tahu saat ini banyak sekali tv yang sudah di lengkapi pemutar blueray bawaan, sudah memiliki slot memori card memudahkan anda membuat berbagai foto dan video dari memori card anda usb-usb koneksi memudahkan anda menghubungkan tv ke flash disk dan hdd portable dan fitur bluetooth yang memungkinkan anda mengirim file dari gatget ke tv tanpa sambungan kabel tertentu.